Cerita Pendek
Oleh :Yuliana Ririn Sait
KUPANG | BuletinNTT.com – Dalam hidup, sosok seorang ayah mempunyai peran penting dalam tumbuh kembang setiap anak.
Lantas, apakah jadinya seorang anak tumbuh tanpa sosok ayah di sampingnya?
Akan ada banyak derai air mata membasahi pipi jika mengingat akan sosok tersebut. Aku mengalami pengalaman yang cukup pahit ini dalam hidupku selama ini.
Aku berjuang matimatian menahan cemburu dan rasa sakit berulang-ulang karena ejekan yang kian hari tak kunjung memudar.
Namaku Yuliana Ririn Sait. Orang-orang memanggilku Ririn. Aku sekarang menempuh Pendidikan sebagai mahasiswa di Akademi Keuangan dan Perbankan Effata Kupang dan sekarang sudah semester 4.
Aku memiliki 3 saudari perempuan yang tak lain adalah adik tiriku. Kebahagiaanku mulai sirna ketika aku berusia 5 tahun, dimana disaat itulah aku kehilangan sosok yang kusebut ayah.
Ayahku pergi meninggalkan aku dan ibuku. Awalnya aku begitu tidak peduli, karena setiap kali aku bertanya dimana ayah, ibuku selalu menjawab bahwa ayahku pergi bekerja untuk mendapatkan uang yang banyak.
Aku begitu percaya semua yang dikatakan ibuku saat itu. Sehingga pada suatu waktu tepat dihari ulang tahunku yang ke 6 tahun, ayahku belum juga kembali bahkan tidak memberikan kabar sedikitpun ataupun mengucapkan selamat ulang tahun untuk putri kecilnya.












