KUPANG | BuletinNTT.com — Kunjungan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka bersama Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena ke wilayah Amfoang, Kabupaten Kupang, Jumat (22/05/2026) sejatinya membawa pesan penting tentang kehadiran negara di daerah perbatasan dan wilayah 3T.
Kehadiran pemerintah pusat dan daerah di tengah masyarakat menjadi simbol perhatian terhadap persoalan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga kebutuhan dasar warga yang selama ini membutuhkan percepatan penanganan.
Namun, di tengah agenda tersebut, ruang publik justru dipenuhi perdebatan setelah beredarnya potongan video yang memperlihatkan Wakil Presiden mencatat aspirasi warga menggunakan kertas, sementara Gubernur NTT tampak menggunakan telepon genggam saat berada di lokasi kegiatan.

Video singkat itu kemudian memunculkan berbagai tafsir di masyarakat. Sebagian publik menilai penggunaan HP dalam momentum mendengarkan aspirasi warga terlihat kurang etis.
Di sisi lain, ada juga yang menganggap hal tersebut wajar karena bisa saja berkaitan dengan koordinasi pekerjaan pemerintahan atau pencatatan kebutuhan lapangan secara digital.












