Scroll untuk baca artikel
Pendidikan

Ririn Sait || Tumbuh Tanpa Cinta dan Sosok Seorang Ayah

Avatar photo
×

Ririn Sait || Tumbuh Tanpa Cinta dan Sosok Seorang Ayah

Sebarkan artikel ini
Reporter: Ririn Sait |  Editor: Redaksi
Foto : Yuliana Ririn Sait - Penulis Cerpen

Awalnya aku menolak untuk mengikuti drama tersebut, namun sosok yang selalu memberiku nasihat waktu aku kehilangan semua harapanku berdiri tepat disampingku menjelma menjadi sosok ibu sekaligus ayah untuk mendukungku yang tak lain ialah guru bimbingan konseling.

Ia berkata kepadaku “ Jangan jadikan pengalaman pahit yang kamu alami sebagai pembatas atau tembok yang kokoh untuk berkreasi dan berkembang, melainkan jadikan itu sebagai pembelajaran agar kamu menjadi sosok yang kuat dan tunjukan bahwa kamu memang pantas disebut anak yang kuat sekaligus cerdas.

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!

Dengan tekad yang sudah sempurna, aku berusaha menepis pemikiran negatif dan maju mengikuti drama tersebut.

Baca Juga :  Dosen FKM Undana Kembangkan Kebun Gizi Mandiri di SoE, Dorong Pencegahan Stunting

Sukses, satu kata yang menggambarkan keberhasilan drama itu, aku berhasil meski terasa sesak aku merasakan dadaku tercekat mengingat alur drama yang begitu epic dengan kehidupanku.

Hari itu aku merasakan kesedihan yang berkali lipat, aku merasa sangat terpukul mengingat drama tersebut yang seakan berputar memenuhi isi kepalaku.

Aku memperoleh banyak penghargaan yang membuatku Bahagia sekaligus sedih, pasalnya akubingin mempersembahkan apa yang aku peroleh kepada kedua orang tuaku, tetapi aku hanya mampu mepersembahkannya kepada ibuku.