ATAMBUA | BuletinNTT.com — SMA Negeri 3 Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, menyiapkan program budidaya anggur sebagai salah satu sumber peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekolah.
Kepala SMA Negeri 3 Atambua, Frida Fahik, mengatakan persiapan budidaya anggur telah dilakukan dengan menyiapkan lahan dan lubang tanam.
Menurut Frida, penanaman sebenarnya direncanakan berlangsung pada Juni 2026. Namun, kondisi pagar sekolah membuat proses tersebut harus ditunda.
“Lubangnya sudah kami siapkan. Sebenarnya bulan Juni kami sudah tanam,” kata Frida, Jumat (02/10/2026).

Ia menjelaskan, pagar sekolah masih dalam tahap perbaikan karena terdapat sejumlah bagian yang berlubang.
Kondisi tersebut memungkinkan kambing dan sapi masuk ke area sekolah. Karena itu, pihak sekolah memilih memperbaiki pagar sebelum memulai penanaman.
“Karena pagar masih berlubang dan kambing serta sapi bisa masuk, kami masih memperbaiki pagar terlebih dahulu,” ujarnya.
Meski mengalami penundaan, Frida memastikan rencana budidaya anggur tetap dilaksanakan pada tahun ini.
Ia menyebut ketersediaan lahan menjadi salah satu pertimbangan utama sekolah memilih komoditas anggur.












