Scroll untuk baca artikel
Ekonomi

Menakar Visi Besar Melki–Johni Lewat NTT Mart: Kearifan Lokal Jadi Kekuatan Hadapi Ritel Modern

Avatar photo
×

Menakar Visi Besar Melki–Johni Lewat NTT Mart: Kearifan Lokal Jadi Kekuatan Hadapi Ritel Modern

Sebarkan artikel ini
Reporter: Ben |  Editor: Redaksi

Sementara itu, Wakil Gubernur Johni Asadoma menekankan bahwa pendidikan harus melahirkan generasi yang mandiri.

“Pendidikan bukan hanya soal akademik, tetapi bagaimana mempersiapkan anak-anak kita agar mampu bekerja, memperoleh penghasilan, dan menghidupi diri serta keluarganya,” ujarnya.

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!
Wakil Gubernur NTT – Joni Asadoma | Saat Memberikan Sambutan Pada Peluncuran OSOP SMKN 3 Kupang

Ia juga mengingatkan pentingnya inovasi dalam kemajuan daerah.

“Satu negara bisa maju kalau memiliki inovasi. Tanpa inovasi, sebuah negara akan berjalan di tempat,” tegasnya.

Sekolah Jadi Produsen, Bukan Konsumen

Semangat yang sama disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Ambros Kodo. Ia menegaskan bahwa paradigma pendidikan harus berubah.

Baca Juga :  Ketua Komisi II DPRD NTT: Polemik Swasti Sari Berawal dari Proses RAT dan UKK, Rekonsiliasi Jadi Solusi

“Kita ingin mengubah paradigma. Sekolah tidak hanya menghabiskan anggaran, tetapi juga harus menghasilkan,” katanya.

Menurutnya, kehadiran pusat pemasaran OSOP dan Dapur Flobamora menjadi ruang nyata bagi siswa untuk belajar kewirausahaan secara langsung.

“Anak-anak belajar manajemen ritel, pemasaran, hingga pelayanan. Ini bukan lagi teori,” ujarnya.

Inovasi dari Laut: Smart Bubu dan Abon Ikan

Di tengah peluncuran, perhatian juga tertuju pada inovasi dari SMK Maritim Nusantara Kupang.