Scroll untuk baca artikel
Ekonomi

Menakar Visi Besar Melki–Johni Lewat NTT Mart: Kearifan Lokal Jadi Kekuatan Hadapi Ritel Modern

Avatar photo
×

Menakar Visi Besar Melki–Johni Lewat NTT Mart: Kearifan Lokal Jadi Kekuatan Hadapi Ritel Modern

Sebarkan artikel ini
Reporter: Ben |  Editor: Redaksi

Memasuki gedung, suasana berubah seperti berada di ritel modern. Etalase dipenuhi berbagai produk karya siswa: kain tenun, kerajinan tangan, hingga makanan kemasan yang tertata rapi.

Namun di balik itu, ada filosofi besar yang sedang dibangun—sekolah sebagai pusat produksi.

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!

“Selama ini banyak hasil karya siswa berhenti di ruang praktik. Sekarang kita dorong supaya masuk ke pasar dan punya nilai ekonomi,” tegas Ambros di Hadapan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT.

Wakil Gubernur NTT | Joni Asadoma | Gunting Pita Tanda Diresmikan NTT Mart By OSOP SMKN 2 Kupang

Dari Sekolah ke Gerakan Besar

Langkah yang dimulai dari SMK Negeri 2 Kupang berlanjut ke SMK Negeri 3 Kupang. Di sana, Pemerintah Provinsi NTT meresmikan Dapur Flobamora—pusat inovasi kuliner berbasis sekolah dalam kerangka OSOP.

Baca Juga :  BPMP NTT dan Pemda Perkuat Kemitraan Pendidikan, Tandatangani Komitmen SPMB Berintegritas

Kedatangan Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, dan Wakil Gubernur, Johni Asadoma, disambut meriah.

Tarian Hegong dari Maumere mengiringi penyambutan, menambah nuansa budaya dalam gerakan ekonomi berbasis pendidikan ini.

Di ruang praktik tata boga, Gubernur Melki Laka Lena mencicipi roti buatan siswa. Ia tampak terkesan.

“Ini kualitasnya tidak kalah dengan yang dijual di luar sana. Rasanya mantap dan sudah sangat layak untuk dipasarkan,” ujarnya.