Scroll untuk baca artikel
Daerah

Aliansi Cipayung Plus dan Sopir Pick Up Kupang: Jangan Giriring Opini Publik, Dengarkan Suara Rakyat NTT

Avatar photo
×

Aliansi Cipayung Plus dan Sopir Pick Up Kupang: Jangan Giriring Opini Publik, Dengarkan Suara Rakyat NTT

Sebarkan artikel ini
Reporter: Ben |  Editor: Redaksi

“Kami menilai pemerintah seolah ingin mengaburkan akar persoalan utama yang sedang diperjuangkan rakyat,” katanya.

Mereka juga menegaskan bahwa ketegangan yang terjadi di lapangan merupakan akumulasi kekecewaan massa terhadap sikap pemerintah yang dinilai tertutup dan tidak responsif terhadap aspirasi masyarakat.

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!

Aliansi mengakui terdapat aparat kepolisian yang mengalami luka dalam bentrokan tersebut.

Namun mereka juga meminta publik melihat adanya dugaan tindakan represif aparat keamanan terhadap massa aksi yang menyebabkan sedikitnya lima peserta aksi mengalami luka-luka.

Baca Juga :  Dinamika RAK Kopdit Swasti Sari: Anggota Jadi Saksi Sejarah, Amandemen ART Disepakati

Atas dasar itu, Aliansi Cipayung Plus Kupang dan Sopir Pick Up Kupang mengecam segala bentuk tindakan represif aparat terhadap massa aksi serta meminta pemerintah daerah menghentikan narasi yang dinilai memojokkan gerakan rakyat.

“Demonstrasi adalah hak konstitusional warga negara yang dijamin undang-undang. Kebebasan berpendapat di muka umum tidak boleh dibungkam dengan intimidasi, kriminalisasi, maupun penggiringan opini yang menyudutkan gerakan rakyat,” tegas mereka.

Aliansi menegaskan akan terus mengawal berbagai isu rakyat hingga pemerintah benar-benar hadir memberikan solusi nyata bagi masyarakat NTT.