Scroll untuk baca artikel
Opini

Reflkesi Kegiatan Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Manggarai Timur: “Sebuah Panggilan Menuju Generasi Emas 2045 Melalui Kegiatan Membaca Nyaring”

Avatar photo
×

Reflkesi Kegiatan Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Manggarai Timur: “Sebuah Panggilan Menuju Generasi Emas 2045 Melalui Kegiatan Membaca Nyaring”

Sebarkan artikel ini
Reporter: Ino |  Editor: Redaksi

Dampaknya mungkin tidak langsung terlihat dalam hitungan bulan, tetapi dalam rentang waktu bertahun-tahun, kebiasaan membaca yang tumbuh sejak dini akan membentuk generasi pembelajar sepanjang hayat.

Panggilan Bersama untuk Masa Depan

Dalam sambutannya menutup kegiatan Membaca Nyaring, bapak wakil bupati Manggarai Timur, Tarsi Syukur menuturkan bahwa Perpustakaan dan Kearsipan Daerah kabupaten Manggarai Timur, melalui kegiatan Membaca Nyaring yang melibatkan guru, orang tua, pemustaka, dan pegiat literasi, telah menjelma menjadi simpul penggerak budaya baca di daerah.

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!

Inisiatif ini adalah sebuah panggilan bersama bahwa membangun Generasi Emas 2045 tidak bisa ditunda dan tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, ” Tutur bapak Tarsi penuh wibawa.

Baca Juga :  “Pak, Bantu Kami!” Penyintas Gempa Peluk Gubernur Melki, Pemulihan Flores Jadi Perhatian

Akhirnya, budaya Membaca Nyaring harus ditanamkan sejak dini dari rumah, dikuatkan di lingkungan masyarakat, difasilitasi oleh perpustakaan, dan diperkokoh oleh guru di sekolah.

Ketika keempat ruang ini bergerak secara selaras, maka cita-cita melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing bukanlah sekadar mimpi, melainkan sebuah keniscayaan.

Dari Manggarai Timur, dari kegiatan Membaca Nyaring yang mungkin tampak sederhana, harapan besar tentang masa depan bangsa sedang ditumbuhkan. Rumusnya sederhana, latihan, latihan dan latihan.