Scroll untuk baca artikel
Opini

Reflkesi Kegiatan Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Manggarai Timur: “Sebuah Panggilan Menuju Generasi Emas 2045 Melalui Kegiatan Membaca Nyaring”

Avatar photo
×

Reflkesi Kegiatan Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Manggarai Timur: “Sebuah Panggilan Menuju Generasi Emas 2045 Melalui Kegiatan Membaca Nyaring”

Sebarkan artikel ini
Reporter: Ino |  Editor: Redaksi

Kegiatan Membaca Nyaring yang diikuti oleh para guru di Manggarai Timur membuka ruang refleksi sekaligus transformasi praktik pembelajaran.

Membaca tidak lagi dipahami sebagai tugas semata guru, tetapi sebagai pengalaman yang hidup dan bisa dikaitkan dengan pengalaman sehari-hari dari peserta didik.

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!

Cerita-cerita yang dibacakan menjadi pengantar untuk menanamkan nilai-nilai kejujuran, kerja keras, toleransi, cinta tanah air, serta kepedulian sosial—nilai-nilai yang sangat dibutuhkan dalam menyiapkan Generasi Emas 2045.

Menuju Generasi Emas 2045: Literasi sebagai Pondasi Utama

Generasi Emas 2045 membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga kuat secara karakter dan mampu kolaborasi dan berpikir kritis.

Baca Juga :  Sekolah Ceria Hadir di Tenda Pengungsian, Menjaga Semangat Anak-anak Penyintas Gempa Flores
Praktik Membaca Nyaring

Semua itu, tidak mungkin tercapai tanpa fondasi literasi yang kokoh. Literasi memungkinkan seseorang memahami informasi, mengolah pengetahuan, mengambil keputusan secara bijak, dan berpartisipasi aktif dalam kehidupan sosial.

Selain itu, apa yang dilakukan oleh Perpustakaan dan Kearsipan Daerah kabupaten Manggarai Timur melalui kegiatan Membaca Nyaring sesungguhnya adalah investasi jangka panjang.