NGADA | BuletinNTT.com — Senyum anak-anak kembali menghiasi Desa Ite Jaya, Dusun Goloite, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, Jumat (28/8/2026).
Di tengah pemulihan pasca gempa Flores, setelah melewati masa yang tidak mudah, anak-anak mengikuti kegiatan Program Sekolah Ceria yang digelar melalui kolaborasi Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) Kabupaten Ngada dan Dompet Dhuafa.
Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi anak-anak untuk kembali belajar, bermain, berbagi cerita, sekaligus membangun semangat setelah menghadapi situasi yang berat.
Ketua Forum TBM Kabupaten Ngada, Mustakim, S.Pd., MM, mengatakan kegiatan Sekolah Ceria diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya mendampingi anak-anak dalam proses pemulihan.
Bagi anak-anak di Dusun Goloite, kehadiran program ini bukan sekadar aktivitas belajar. Ada ruang untuk kembali tertawa, bermain bersama, dan merasakan bahwa mereka tidak sendirian dalam menghadapi masa sulit.
“Mungkin masa lalu tidak bisa dihapus, tetapi hari ini mereka mulai menulis halaman baru—dengan senyum, dengan kebersamaan, dan dengan keyakinan bahwa hari esok akan lebih baik,” demikian semangat yang dibawa dalam kegiatan tersebut.
Program Sekolah Ceria menjadi langkah sederhana untuk menjaga agar semangat belajar dan keceriaan anak-anak tetap tumbuh.
Dari wajah-wajah kecil itu, tersimpan harapan besar. Bahwa setelah melewati masa yang berat, mereka tetap memiliki kesempatan untuk kembali pulih, berani bermimpi, dan menatap masa depan dengan penuh keyakinan.
Kolaborasi FTBM Kabupaten Ngada dan Dompet Dhuafa diharapkan terus menghadirkan ruang-ruang belajar yang ramah bagi anak-anak, sekaligus menjadi bagian dari perjalanan mereka untuk bangkit dan menata kembali masa depan.












