Ia berharap aparat penegak hukum dapat memberikan penjelasan secara terbuka agar tidak muncul anggapan bahwa ada perlakuan berbeda dalam penanganan perkara.
Soroti Dugaan Penimbunan BBM Bersubsidi
Selain kasus mangrove, IKMAR NTT juga menyampaikan perhatian terhadap dugaan penimbunan BBM bersubsidi di wilayah Rote Timur.
Dalam kasus tersebut, aparat disebut telah menetapkan seorang tersangka berinisial BM. Namun, hingga kini pihaknya mempertanyakan alasan belum adanya penahanan.
Irman menilai, ketegasan aparat dalam menangani kasus BBM bersubsidi sangat penting karena menyangkut kepentingan masyarakat luas.
“Jangan sampai proses hukum yang berjalan lambat membuat pelaku lain merasa memiliki peluang untuk melakukan tindakan serupa,” katanya.
Minta Kejelasan Kasus GF dan Akun Medsos Lika Liku NTT
Selain persoalan BBM dan lingkungan, OKP juga menyoroti penanganan kasus GF yang sebelumnya mendapat perhatian publik.
Melianus Maimau mengatakan, pihaknya mempertanyakan sejumlah hal terkait kasus tersebut, terutama mengenai prosedur penangkapan, dugaan intimidasi, serta dugaan hilangnya uang senilai Rp20 juta.
Menurutnya, setiap tindakan aparat harus tetap berpedoman pada aturan hukum dan menjunjung tinggi hak masyarakat.












