KUPANG | BuletinNTT.com – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menegaskan bahwa NTT merupakan laboratorium terbaik dalam pengembangan ekonomi koperasi di Indonesia.
Hal ini disampaikannya saat menghadiri penutupan Rapat Anggota Tahunan (RAT) XV KSP TLM Indonesia Tahun Buku 2025 di Jalan Palapa, Kota Kupang, Sabtu (25/04/2026) malam.
“Di NTT, koperasi bukan sekadar pilihan alternatif, melainkan kebutuhan dasar dan instrumen paling relevan untuk menggerakkan ekonomi rakyat. Bahkan, di banyak wilayah, koperasi hadir lebih dulu dibanding layanan perbankan,” ujarnya.
Menurut Gubernur Melki, RAT bukan hanya kewajiban organisasi, tetapi menjadi jantung kehidupan koperasi.
Forum tersebut dinilai penting untuk menegakkan akuntabilitas, memperkuat kepercayaan anggota, serta menentukan arah dan masa depan koperasi secara kolektif.
Ia juga mengapresiasi KSP TLM Indonesia yang dinilai mampu tumbuh besar tanpa meninggalkan jati diri sebagai gerakan ekonomi berbasis masyarakat.
Koperasi, katanya, tidak hanya berfungsi sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai gerakan sosial yang berpihak pada masyarakat kecil.
“Hal ini terlihat dari berbagai program CSR yang menjangkau sektor pendidikan, kerohanian, pertanian, hingga pembangunan sarana prasarana dan kegiatan sosial di berbagai wilayah,” jelasnya.












