Scroll untuk baca artikel
Ekonomi

Wakil GM Kopdit Swasti Sari Ajak Anggota Ubah Mindset: Pinjaman Bukan Beban, Tetapi Sarana Meningkatkan Ekonomi Keluarga

Avatar photo
×

Wakil GM Kopdit Swasti Sari Ajak Anggota Ubah Mindset: Pinjaman Bukan Beban, Tetapi Sarana Meningkatkan Ekonomi Keluarga

Sebarkan artikel ini
Reporter: Ben |  Editor: Redaksi

Kasmirus menegaskan, dari kelima prinsip tersebut, karakter dan kemampuan membayar menjadi perhatian utama dalam proses pemberian pinjaman.

“Jaminan terbesar bukan hanya barang, tetapi karakter anggota. Ketika seseorang memiliki karakter yang baik, ia akan berusaha memenuhi tanggung jawabnya,” katanya.

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!

Ia juga mengibaratkan proses survei seperti seorang dokter yang melakukan pemeriksaan sebelum memberikan obat kepada pasien.

Petugas koperasi perlu mendapatkan informasi yang benar agar keputusan pinjaman yang diberikan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan anggota.

Baca Juga :  Ahli Waris Piter Banobe Minta Tanah 107 Hektare Hutan Kali Kupang Dikembalikan, Karena Digunakan Tak Sesuai Peruntukannya

Karena itu, Kasmirus meminta anggota untuk terbuka dan jujur saat proses survei, terutama mengenai kondisi pendapatan dan kemampuan membayar.

“Informasi yang benar akan membantu koperasi memberikan solusi yang tepat. Jangan sampai pinjaman yang seharusnya membantu justru menjadi kesulitan karena tidak sesuai kemampuan,” tambahnya.

Melalui program SOS, Wakkl GM Kopdit Swasti Sari Kasmirus Kopong berharap anggota semakin memahami pentingnya pengelolaan pinjaman secara bijak serta menjadikan koperasi sebagai mitra dalam membangun kesejahteraan ekonomi keluarga.

“Kopdit Swasti Sari ingin menjadi rumah besar bagi anggota, koperasi kredit yang terus tumbuh, terpercaya, dan memberikan manfaat nyata,” pungkas Kasmirus.