Scroll untuk baca artikel
Daerah

WAHLI NTT Menang PTUN | Nyatakan Tegak Lurus Lawan Pembungkaman

Avatar photo
×

WAHLI NTT Menang PTUN | Nyatakan Tegak Lurus Lawan Pembungkaman

Sebarkan artikel ini
Reporter: Ben |  Editor: Redaksi

Putusan PTUN Kupang yang menyatakan tindakan intimidasi sebagai perbuatan melanggar hukum juga memiliki makna penting bagi perwujudan demokrasi di tingkat lokal.

Keputusan tersebut menegaskan bahwa kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum merupakan hak konstitusional yang tidak boleh dihalangi oleh pejabat negara.

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!

“Putusan ini adalah pengingat bahwa warga yang melakukan aksi protes bukanlah kriminal”.

“Mereka adalah warga negara yang menggunakan hak konstitusionalnya untuk menyuarakan keadilan. Negara seharusnya hadir melindungi hak tersebut, bukan justru menjadi pihak yang menakut-nakuti masyarakat,” kata Yuven.

Baca Juga :  Ketua TP PKK NTT Salurkan Bantuan Gempa ke Ende, Anak-anak Dapat Trauma Healing dan Literasi

Meski demikian, dalam keseluruhan amar putusan tersebut, pengadilan belum mengabulkan seluruh tuntutan warga, termasuk permintaan maaf secara terbuka serta kompensasi atas dampak psikologis yang dialami masyarakat akibat intimidasi tersebut.

Hal ini menunjukkan bahwa pemulihan penuh bagi korban intimidasi masih belum sepenuhnya terwujud.

Oleh karena itu, WALHI NTT menegaskan bahwa putusan ini harus menjadi momentum bagi pemerintah daerah maupun pemerintah pusat untuk mengubah pendekatan dalam menangani konflik pembangunan di wilayah masyarakat adat.

Pemerintah perlu memastikan bahwa setiap proyek pembangunan, termasuk proyek energi, dijalankan dengan menghormati hak masyarakat adat atas wilayahnya.