MANGGARAI | BuletinNTT.com — Tanah Manggarai yang biasanya tenang mendadak berubah mencekam ketika guncangan hebat menghantam wilayah Flores.
Di Desa Manong, Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai, sisa-sisa duka masih terasa di Kampung Lada.
Dinding rumah yang retak dan puing-puing bangku yang berserakan menjadi saksi bisu dahsyatnya guncangan yang membuat warga panik.
Namun, di tengah situasi tersebut, trauma paling dalam justru dirasakan anak-anak. Dari salah satu tenda darurat, sesekali terdengar tangis kecil. Sejumlah anak bahkan masih takut menginjak tanah setelah gempa terjadi.
Wajah mereka tampak pucat. Tatapan mata menyiratkan ketakutan. Sebagian memilih terus berada dalam dekapan ibu dan enggan berinteraksi dengan orang lain.
Pagi itu, suasana Kampung Lada perlahan berubah ketika rombongan Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kabupaten Manggarai bersama Tim Medco Foundation datang membawa pendampingan psikososial dan trauma healing bagi warga terdampak.

Kehadiran mereka bukan sekadar kunjungan, tetapi menjadi bagian dari upaya membantu warga, terutama anak-anak, melewati masa sulit setelah bencana.












