KUPANG | BuletinNTT.com – Wakil General Manager Koperasi Kredit (Kopdit) Swasti Sari, Kasmirus Kopong mengajak seluruh anggota untuk mengubah pola pikir dalam melihat pinjaman.
Menurutnya, pinjaman bukan sekadar kewajiban atau beban, tetapi dapat menjadi sarana untuk meningkatkan pendapatan dan memperkuat ekonomi keluarga jika dikelola secara tepat.
Hal tersebut disampaikan Kasmirus dalam program SOS (Santai Obrol Swasti Sari) episode kedua dengan tema “Santai Membahas Serius Bertumbuh”, Jumat (12/07/2026).
Dalam program tersebut, Kasmirus membahas pentingnya pemahaman anggota terhadap fungsi pinjaman serta proses survei yang dilakukan sebelum pinjaman disetujui.
Ia menjelaskan, Kopdit Swasti Sari hadir bukan hanya sebagai tempat bagi anggota untuk memperoleh pinjaman, tetapi sebagai mitra yang membantu anggota menciptakan peluang ekonomi.
“Jangan melihat pinjaman hanya sebagai utang yang harus dibayar. Pinjaman harus menjadi alat untuk menghasilkan pendapatan dan mendukung kehidupan ekonomi keluarga,” ujar Kasmirus.

Namun, ia mengingatkan bahwa manfaat pinjaman akan dirasakan apabila anggota mampu mengelola dana pinjaman secara produktif dan memiliki komitmen untuk membayar angsuran sesuai perjanjian.












