Dengan adanya hubungan yang solid antar pimpinan daerah, diharapkan berbagai program pembangunan di NTT dapat terlaksana dengan lebih efektif.
“Retret ini menjadi momen penting untuk menciptakan koordinasi yang kuat, yang pada akhirnya mendukung pelaksanaan visi dan misi pembangunan NTT lima tahun ke depan,” ujar Kristo.
Lebih lanjut, Kristo menegaskan bahwa kegiatan retret ini bukanlah kegiatan santai, melainkan bagian dari upaya serius untuk memperkuat komitmen dan pemahaman bersama di kalangan pejabat daerah.
Menghadapi Kritikan di Tengah Bencana
Meskipun sudah direncanakan dan disetujui sebelumnya, munculnya bencana banjir di Nagekeo memicu pro dan kontra terkait alokasi anggaran tersebut.
Beberapa pihak merasa bahwa pemerintah harus lebih fokus pada penanganan bencana, mengingat kondisi darurat yang dihadapi masyarakat.
Kristo mengakui bahwa pertanyaan mengenai prioritas anggaran sangat wajar mengingat situasi yang dihadapi masyarakat Nagekeo. Namun, ia menegaskan bahwa pemerintah tetap memiliki komitmen penuh terhadap penanganan bencana, meskipun kegiatan retret yang sudah terencana tetap dilaksanakan.
“Pemerintah tetap memprioritaskan penanganan bencana. Meskipun ada kegiatan retret yang sudah direncanakan, penanganan bencana tidak akan terabaikan,” jelas Kristo.
Pemerintah Proaktif dalam Penanganan Bencana
Kristo juga mengungkapkan bahwa pihaknya di DPRD NTT sangat mendukung upaya pemerintah dalam menangani bencana.












