KUPANG | BuletinNTT.com — Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai memperkuat persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXVIII Tahun 2028.
Komisi V DPRD NTT menyetujui tambahan anggaran sekitar Rp1 miliar dalam pembahasan pergeseran anggaran Tahun Anggaran 2026 bersama Dinas Kepemudaan dan Olahraga NTT, Kamis (3/9/2026).
Tambahan anggaran tersebut diarahkan untuk mempercepat persiapan PON, mulai dari penyusunan Road Map PON 2028, koordinasi KONI dan cabang olahraga hingga rehabilitasi GOR Futsal.
Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT, Winston Rondo, menegaskan anggaran tersebut harus berdampak langsung terhadap peningkatan prestasi atlet.
“Persiapan prestasi PON 2028 harus dimulai sejak 2026. Prestasi tidak dapat dibangun secara instan menjelang pertandingan,” tegas Winston.

Menurutnya, Road Map PON 2028 tidak boleh sekadar menjadi dokumen administratif. Harus ada pemetaan cabang olahraga prioritas, atlet potensial by name by event, target medali, Pelatda, try out, sport science hingga kebutuhan sarana dan prasarana.
Komisi V juga meminta kepastian mekanisme kualifikasi atlet NTT dan NTB sebagai co-host PON 2028, sehingga pembinaan dapat diarahkan berdasarkan nomor pertandingan dan target yang jelas.












