Scroll untuk baca artikel
Politik

Demokrat Dukung Bank NTT Jadi Perseroda, Tapi Soroti Ancaman Dilusi dan Kaburnya “Mitra Strategis”

Avatar photo
×

Demokrat Dukung Bank NTT Jadi Perseroda, Tapi Soroti Ancaman Dilusi dan Kaburnya “Mitra Strategis”

Sebarkan artikel ini
Reporter: Ben |  Editor: Redaksi
Odylia Slati Kabba - Juru Bicara Fraksi Demokrat DPRD NTT

Jika laba tertekan, dividen yang disetor ke kas daerah pun ikut menurun. Dalam konteks ambisi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), persoalan efisiensi Bank NTT menjadi relevan.

Transformasi menjadi Perseroda, menurut Demokrat, harus diikuti dengan rasionalisasi belanja, pengendalian investasi fisik, serta sistem remunerasi manajemen berbasis kinerja yang terukur.

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!

Bukan Sekadar Ganti Baju

Fraksi Demokrat menegaskan, perubahan bentuk hukum tidak boleh dimaknai sekadar pemenuhan kewajiban administratif atau “ganti baju” kelembagaan.

Transformasi ini harus memperkuat peran Bank NTT sebagai bank pembangunan daerah yang sesungguhnya.

Baca Juga :  Rumah Hancur, Kuliah Terancam Putus: 139 Mahasiswa Manggarai di Makassar Minta Perhatian Pemprov NTT

Pemerintah daerah diminta menyusun roadmap permodalan secara terbuka dan terukur, mencakup proyeksi kebutuhan modal lima hingga sepuluh tahun ke depan, target pertumbuhan aset dan kredit, serta proyeksi kontribusi dividen terhadap PAD.

Selain itu, Anggaran Dasar dan kebijakan turunan harus selaras dengan regulasi perbankan nasional dan prinsip good corporate governance. Transparansi laporan kinerja dan keuangan, serta penguatan fungsi pengawasan DPRD, menjadi prasyarat mutlak.

Dukungan Bersyarat

Pada akhirnya, Fraksi Partai Demokrat menyatakan menerima dan mendukung pembahasan lebih lanjut Ranperda perubahan bentuk hukum Bank NTT menjadi Perseroda.