Scroll untuk baca artikel
Kesehatan

Poltekkes Kupang Petakan Sanitasi di Dua Kabupaten, Rumah Tak Laik Sehat dan Pembakaran Sampah Jadi Perhatian

Avatar photo
×

Poltekkes Kupang Petakan Sanitasi di Dua Kabupaten, Rumah Tak Laik Sehat dan Pembakaran Sampah Jadi Perhatian

Sebarkan artikel ini
Reporter: Ben |  Editor: Redaksi

Sebanyak 99 rumah atau 45 persen belum memenuhi indikator bebas tikus. Sementara itu, 69 rumah atau 31,36 persen belum bebas jentik nyamuk.

Tim juga menemukan 80 rumah atau 36,36 persen belum memenuhi indikator kepadatan lalat.

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!

Temuan tersebut memperlihatkan perlunya pengendalian vektor dan binatang pembawa penyakit melalui perbaikan kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah, serta pemberantasan sarang nyamuk.

Meski demikian, beberapa indikator lingkungan menunjukkan kondisi yang relatif baik.

Sebanyak 183 rumah atau 83,18 persen memiliki pekarangan bersih. Selain itu, 170 rumah atau 77,27 persen memiliki kandang ternak yang terpisah dan bersih.

Baca Juga :  Terbitkan Akta Kopdit Swasti Sari, Notaris Yustina Widhiwuryani Dinyatakan Langgar Kode Etik

Penggunaan Android dan aplikasi GIS dalam kegiatan ini membantu tim mengumpulkan serta memetakan data sanitasi secara lebih terarah.

Hasil pemetaan dapat menjadi bahan untuk menentukan prioritas perbaikan lingkungan di Desa Kuale’u.

Kabupaten Rote Ndao: 92 Persen Rumah Tangga Masih Membakar Sampah

Persoalan berbeda ditemukan dalam kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Baadale, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao.

Laporan mahasiswa Program Studi D-III Sanitasi mencatat bahwa praktik buang air besar sembarangan tidak lagi ditemukan. Namun, pengelolaan sampah dan limbah cair masih menjadi tantangan.