Scroll untuk baca artikel
Kesehatan

Poltekkes Kupang Petakan Sanitasi di Dua Kabupaten, Rumah Tak Laik Sehat dan Pembakaran Sampah Jadi Perhatian

Avatar photo
×

Poltekkes Kupang Petakan Sanitasi di Dua Kabupaten, Rumah Tak Laik Sehat dan Pembakaran Sampah Jadi Perhatian

Sebarkan artikel ini
Reporter: Ben |  Editor: Redaksi

Temuan ini menunjukkan perlunya perhatian terhadap kualitas fisik rumah dan sarana sanitasi yang mendukung kesehatan penghuninya.

Aspek yang perlu diperhatikan meliputi ventilasi, pencahayaan, kondisi lantai, ketersediaan air bersih, serta pengelolaan sampah dan limbah rumah tangga.

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!

Dalam pemeriksaan sarana jamban, tim mencatat 186 rumah menggunakan jamban leher angsa, 17 rumah menggunakan jamban plengsengan, dan satu rumah menggunakan jamban cemplung.

Foto Kegiatan Pengabdian Masyarakat Mahasiswa dan Dosen berupa Penyuluhan Tentang Sarana Sanitasi dan Penyakit TB di SMA Kristen Siloam Ba’a Wilayah Kerja Puskesmas Ba’a

Selain itu, 16 rumah mengunakan jamban secara sharing atau komunal (100 persen) Stop BABS. Kondisi tersebut menunjukkan masih adanya kebutuhan peningkatan akses terhadap fasilitas sanitasi yang memenuhi persyaratan kesehatan.

Baca Juga :  YASPORA NTT Salurkan Bantuan Bahan Bacaan Bermutu untuk SD Negeri Nunbaun Sabu

Pada aspek air bersih, sebanyak 167 rumah atau 75,91 persen memiliki sarana yang memenuhi syarat. Sebanyak 53 rumah atau 24,09 persen lainnya belum memenuhi persyaratan.

Kondisi ini memerlukan tindak lanjut melalui pemeriksaan kualitas air dan perbaikan sarana yang belum memenuhi standar.

Tikus, Jentik Nyamuk, dan Lalat Masih Perlu Dikendalikan

Survei di Desa Kuale’u juga mengidentifikasi sejumlah persoalan terkait binatang pembawa penyakit dan kebersihan lingkungan rumah.