Ruth menegaskan, kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti setelah kegiatan selesai.
“Ini merupakan bentuk kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kemandirian masyarakat, sekaligus mendukung pengembangan potensi desa melalui One Village One Product,” jelas Ruth.
Pemerintah Provinsi NTT memastikan intervensi perangkat daerah di desa harus menghasilkan manfaat jangka panjang. Karena itu, pendampingan berkelanjutan dinilai penting agar masyarakat mampu mengelola, mengembangkan dan mempertahankan hasil program secara mandiri.
Program Pusat Diminta Masuk Memperkuat Desa
Ke depan, Pemprov NTT juga mendorong kementerian dan lembaga terkait untuk mengidentifikasi program nasional yang dapat diselaraskan dengan desa-desa dampingan di NTT.
Program pemerintah pusat diharapkan dapat memperkuat rantai intervensi yang telah dimulai pemerintah daerah, mulai dari sektor pertanian, peternakan, perikanan, UMKM, pariwisata, kesehatan, pendidikan, infrastruktur hingga pemberdayaan masyarakat.
Dengan pola tersebut, intervensi pemerintah di desa diharapkan tidak menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi berkembang menjadi gerakan pembangunan yang terintegrasi dan berkelanjutan.












