Scroll untuk baca artikel
Kesehatan

Frozen Shoulder | Penyakit Bahu Kaku yang Sering Dialami Usia 40 Tahun ke Atas

Avatar photo
×

Frozen Shoulder | Penyakit Bahu Kaku yang Sering Dialami Usia 40 Tahun ke Atas

Sebarkan artikel ini
Reporter: Ben |  Editor: Redaksi

KUPANG | BuletinNTT.com – Kondisi bahu kaku atau dikenal sebagai frozen shoulder (adhesive capsulitis) menjadi salah satu gangguan kesehatan yang kerap dialami masyarakat, khususnya mereka yang berusia di atas 40 tahun.

Penyakit ini ditandai dengan nyeri hebat dan keterbatasan gerak pada sendi bahu yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!

Secara medis, frozen shoulder terjadi akibat peradangan, penebalan, serta pengencangan kapsul jaringan ikat di sekitar sendi bahu.

Kondisi ini memicu terbentuknya jaringan parut yang membuat ruang gerak sendi menjadi sempit dan kaku.

Baca Juga :  Diet Sehat Jadi Kunci Kendalikan Gula Darah Penderita Diabetes

Meski penyebab pastinya sering tidak diketahui, sejumlah faktor risiko diyakini berperan besar dalam memicu kondisi ini.

Salah satu penyebab utama adalah imobilisasi bahu dalam waktu lama, seperti setelah cedera, patah tulang, stroke, maupun pemulihan pasca operasi.

Selain itu, penyakit sistemik atau metabolisme juga meningkatkan risiko. Penderita diabetes mellitus diketahui memiliki kemungkinan lebih tinggi mengalami frozen shoulder.

Kondisi lain seperti gangguan tiroid, penyakit Parkinson, hingga gangguan kardiovaskular turut menjadi faktor pemicu.

Dari sisi demografi, frozen shoulder lebih sering terjadi pada individu berusia di atas 40 tahun dan lebih banyak dialami oleh perempuan.