Scroll untuk baca artikel
Hukum Kriminal

Massa Aksi Teriak “Pecat Terens Lazakar”, Golkar Sebut Sudah Dinonaktifkan Sementara

Avatar photo
×

Massa Aksi Teriak “Pecat Terens Lazakar”, Golkar Sebut Sudah Dinonaktifkan Sementara

Sebarkan artikel ini
Reporter: Ben |  Editor: Redaksi

“Tadi siang jam 10 saya cek ke Ketua Partai. Kepengurusan sebelumnya sudah berakhir per 1 Juli dan sekarang dipimpin Plt. Belum ada laporan dari pimpinan DPR kepada pimpinan partai terkait kerja BK,” ujarnya.

Ia menegaskan, Terens Lazakar untuk sementara tidak mengikuti seluruh aktivitas sebagai anggota DPRD.

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!

“Dari segi kegiatan DPRD, untuk sementara dia tidak ikut, termasuk absen dalam setiap kegiatan,” tegas Agus.

Dalam pernyataan sikapnya, Koalisi Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan NTT Bersatu menyampaikan sejumlah tuntutan.

Baca Juga :  Pasca Gempa Flores, Rumah Pintar Floresta Rawat Semangat Belajar Anak-anak Kamubheka

Mereka mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus dugaan intimidasi terhadap dr. Icha secara profesional, transparan, dan bebas dari intervensi.

Koalisi juga mengecam segala bentuk intimidasi, kekerasan fisik, pelecehan verbal, maupun tekanan psikis terhadap tenaga medis dan tenaga kesehatan saat menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu, massa meminta Pemerintah Provinsi NTT, pemerintah kabupaten/kota, dan seluruh rumah sakit di NTT memperkuat sistem perlindungan keselamatan kerja bagi tenaga kesehatan, membentuk gugus tugas respons cepat terhadap ancaman, serta menyediakan layanan kesehatan jiwa bagi tenaga medis.

Baca Juga :  Pembenaran RALB Cacat Hukum Melalui Akta Notaris dan AHU KEMENKUM

Kepada pemerintah pusat, mereka mendesak segera diterbitkannya regulasi yang memberikan perlindungan hukum, keamanan, dan keselamatan bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan di Indonesia.