Saat itu, dr. Icha yang sedang bertugas menangani seorang anak korban gigitan ular hijau diduga mendapat intimidasi dari tiga anggota DPRD TTU yang datang ke rumah sakit.
Ketiga anggota DPRD tersebut adalah Therensius Lazakar dari Partai Golkar, Robert Tubani dari PKB, dan Veronika Lake dari PDI Perjuangan (PDIP). Therensius disebut merupakan paman dari pasien yang sedang menjalani penanganan medis.
Peristiwa itu kemudian menjadi sorotan publik setelah muncul dugaan bahwa dr. Icha mendapatkan perlakuan intimidatif saat menjalankan tugas sebagai dokter jaga di IGD.
Belakangan, Kepolisian telah melakukan pemeriksaan terhadap ketiga anggota DPRD tersebut sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Selain itu, Badan Kehormatan DPRD TTU juga tengah melakukan pemeriksaan terkait dugaan pelanggaran etik.
PKB Serahkan Penanganan kepada Lembaga Berwenang
Alo Malo Ladi mengatakan, PKB tidak ingin mendahului proses yang sedang dilakukan aparat penegak hukum maupun lembaga terkait.
Menurutnya, partai menghormati setiap tahapan pemeriksaan yang dilakukan oleh kepolisian, Badan Kehormatan DPRD, hingga organisasi profesi kedokteran (IDI) yang ikut mengawal kasus tersebut.
“Yang kedua tentu kami menghargai semua proses yang telah dan sedang ditempuh, baik oleh DPRD melalui Badan Kehormatan, Kepolisian Republik Indonesia, maupun IDI serta pihak-pihak yang mengikuti perkembangan kasus ini,” katanya.












