KUPANG | BuletinNTT.com – Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Nusa Tenggara Timur (NTT), Alo Malo Ladi, menegaskan bahwa partainya menghormati seluruh proses hukum dan pemeriksaan etik yang sedang berjalan terkait kasus dugaan intimidasi terhadap almarhumah dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni (dr. Icha).
Pernyataan tersebut disampaikan Alo Malo Ladi menyusul terus bergulirnya penyelidikan atas dugaan intimidasi yang melibatkan tiga anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), salah satunya merupakan kader PKB, Robert Tubani.
Mengawali keterangannya kepada wartawan, Alo Malo Ladi menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya dr. Icha.
“Kami segenap keluarga besar Partai Kebangkitan Bangsa menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya Ibu dr. Icha”.
“Semoga almarhumah beristirahat dengan damai dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan dalam menghadapi duka ini,” ujarnya, Kamis (02/07/2026).

Dugaan Intimidasi Anggota DPRD TTU
Kasus yang menjadi perhatian publik ini berawal dari peristiwa di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Leona Kefamenanu pada 13 Juni 2026.












