Ia menegaskan, PKB tidak akan mencampuri proses hukum dan akan menerima apa pun keputusan yang nantinya dihasilkan berdasarkan fakta dan alat bukti.
PKB Tidak Toleransi Jika Kader Terbukti Bersalah
Meski memilih menghormati proses hukum, Alo Malo Ladi menegaskan bahwa PKB tidak akan memberikan toleransi apabila nantinya terbukti ada kader yang melakukan kesalahan.
Menurutnya, setiap keputusan harus didasarkan pada hasil penyelidikan yang objektif, bukan sekadar opini atau asumsi.
“Yang jelas Partai Kebangkitan Bangsa tidak mentolerir kesalahan apabila memang kesalahan itu dilakukan oleh kader”.
“Tetapi kami tetap menghargai seluruh proses yang sedang berjalan dan akan patuh terhadap keputusan lembaga yang berwenang,” tegasnya.
Ia mengatakan, apabila hasil pemeriksaan membuktikan adanya pelanggaran yang dilakukan kader PKB, partai akan mengambil sikap sesuai mekanisme organisasi.
Penonaktifan Menjadi Kewenangan DPP PKB
Menanggapi pertanyaan mengenai kemungkinan penonaktifan Robert Tubani dari jabatan atau keanggotaan partai apabila terbukti bersalah, Alo Malo Ladi menjelaskan bahwa kewenangan tersebut berada di tangan Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB.
DPW PKB NTT, kata dia, hanya dapat memberikan rekomendasi setelah seluruh proses pemeriksaan selesai.












