
Menurut Fransisco, langkah tersebut penting untuk menjaga keberlangsungan Kopdit Swasti Sari dan memastikan anggota tidak menanggung kerugian akibat konflik internal.
Kewenangan Keuangan Jadi Sorotan
Fransisco juga menyoroti posisi Imelda Anin, S.A.B., yang disebut menjabat sebagai General Manager (GM), serta Theresia Pakae sebagai Kepala Divisi Keuangan.
Menurutnya, kedua pejabat tersebut bersama Wakil General Manager Kasmirus Kopong memegang peran penting dalam proses pencairan dana koperasi.
Ia menyebut Imelda Anin dan Theresia Pakae dicegah oleh kelompok Yohanes Sason Helan yang dikaitkan dengan kepengurusan hasil Rapat Anggota Luar Biasa (RALB).
Fransisco juga menyatakan Imelda, Theresia, dan Kasmirus Kopong diusir dari Kantor Pusat KSP Kopdit Swasti Sari.
Ia menilai kondisi tersebut berpotensi menghambat pencairan dana anggota. Menurutnya, transaksi melalui bank mitra dapat terkendala apabila pihak berwenang tidak dapat menjalankan tugasnya.
Kepastian Hukum Dibutuhkan
Polemik kepengurusan KSP Kopdit Swasti Sari kini menjadi perhatian karena berkaitan langsung dengan pelayanan dan kepentingan anggota.












