Ia berharap proses hukum yang sedang berjalan dapat berlangsung secara terbuka dan tidak dipengaruhi kepentingan politik.
Menurutnya, tenaga kesehatan seharusnya dapat menjalankan tugas dengan tenang dan profesional, terutama ketika berada di tengah pelayanan kepada masyarakat.
Ia berharap kasus yang menimpa putrinya menjadi pembelajaran bersama agar tenaga kesehatan tidak mengalami tekanan atau intimidasi ketika menjalankan tugas.
Perjuangan Menyekolahkan Anak
Tangis juga pecah dari ibunda dr. Icha, Nur Azizah. Di hadapan Paul Lianto, Nur tidak hanya berbicara tentang proses hukum.
Ia juga menceritakan perjalanan panjang dirinya bersama suami membiayai pendidikan anak mereka hingga menjadi seorang dokter.
Dengan penuh haru, ia mengungkapkan bahwa berbagai pengorbanan telah dilakukan agar dr. Icha dapat menyelesaikan pendidikan kedokterannya.
Menurut Nur, keluarganya bahkan hingga kini masih berhutang di bank ratusan juta rupiah demi membiayai pendidikan anaknya, di tengah berbagai kebutuhan dan pengorbanan keluarga.











