KUPANG | BuletinNTT.com — Keluarga almarhumah dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni atau dr. Icha memprotes keras pernyataan Robert Salu, S.H., M.H., terkait kasus dugaan intimidasi yang dialami almarhumah.
Keluarga menilai pernyataan tersebut berpotensi membentuk persepsi dan menggiring opini publik terhadap perkara yang masih berproses secara hukum.
Perwakilan keluarga, Fabi Banase, mempertanyakan kapasitas Robert Salu dalam memberikan komentar terkait perkara tersebut.
“Kalau dia anggota DPRD, posisi dia harus jelas. Kalau akademisi, sebut akademisi dari mana. Kalau lawyer, tanggalkan DPRD,” tegas Fabi, Senin (07/09/2026).

Menurutnya, keluarga menghormati kebebasan berpendapat, tetapi meminta setiap pihak tidak membuat kesimpulan atau membawa nama dr. Icha ke dalam opini yang dapat memengaruhi persepsi masyarakat.
“Silakan beropini, tetapi jangan menggiring opini dan jangan membawa-bawa nama dr. Icha dengan cara seperti itu,” tegasnya.
Minta Partai dan BK DPRD Bertindak
Keluarga juga meminta Partai Perindo mengevaluasi Robert Salu sebagai anggota DPRD TTU.
Fabi mengatakan, jika tidak ada tindak lanjut dari partai, keluarga membuka kemungkinan melaporkan persoalan tersebut kepada Badan Kehormatan DPRD TTU.










