SOE | BuletinNTT.com – Di balik hamparan kebun tomat dan mentimun di Desa Tublopo, berdiri sosok muda yang memilih jalan hidup berbeda dari kebanyakan teman seangkatannya.
Ribka Selan, gadis tamatan SMA Kristen 1 Soe, membuktikan bahwa kegagalan bukanlah akhir segalanya, melainkan awal dari perjuangan baru.
Lahir di Nule, 26 Juni 2007, Ribka menamatkan pendidikan menengahnya di SMA Kristen 1 Soe pada tahun 2024.
Seperti banyak lulusan SMA lainnya, ia menyimpan mimpi besar untuk mengenakan seragam Polisi Wanita (Polwan).

Ribka sempat mengikuti seleksi Polwan pada tahun 2025, namun ia belum beruntung wujudkan impiannya.
Kegagalan tersebut tidak membuat gadis muda ini patah arang. Dengan keberanian dan keteguhan hati, Ribka memilih kembali ke desa dan mengolah lahan pertanian milik keluarga.
Pilihannya menjadi petani tomat dan mentimun bukan sekadar pelarian, melainkan keputusan sadar untuk membangun masa depan dari tanah sendiri.
Setiap hari, Ribka menghabiskan waktu di kebun, menghadapi panas matahari dan lumpur. Baginya, menghitamkan kulit bukanlah aib, melainkan tanda perjuangan.












