Kerja keras itu kini berbuah manis. Hingga saat ini, Ribka telah melakukan 14 kali panen dengan total pendapatan mencapai Rp15 juta.
Hasil panen tomat dan mentimun tersebut sudah ada pihak ketiga yang membeli, yang juga merupakan anggota Kopdit Swasti Sari.
“Sudah 14 kali panen dan bersyukur sudah ada pihak ketiga yang mengambil” Ujar Ribka, penuh senyum.
Ribka mengatakan, Seluruh pendapatan disimpannya di Koperasi Swasti Sari, dari jerih payahnya, telah mampu membeli satu unit sepeda motor sebagai sarana pendukung aktivitasnya.
Sebagai bentuk dukungan, Ribka juga menerima dua topi bertani dan satu pasang sepatu lumpur, saat dikunjungi Wakil GM Kopdit Swasti Sari Kasmirus Kopong dan Manajemen Kantor Cabang Soe.
Ia pun mendapatkan pendampingan usaha dan pinjaman modal dari Kopdit Swasti Sari untuk mengembangkan pertaniannya agar semakin produktif.
Wakil General Manager (GM) KSP Kopdit Swasti Sari, Kasmirus Kopong, menilai Ribka Selan sebagai potret generasi muda yang berani bangkit dan mandiri.
“Ribka adalah contoh nyata bahwa anak muda, khususnya lulusan SMA, tidak harus menunggu pekerjaan formal. Dengan pendampingan koperasi, mereka bisa menciptakan lapangan kerja sendiri”.
” Sesuai Renstra, Kopdit Swasti Sari memberi perhatian khusus kepada generasi milenial dan Gen Z sebagai motor penggerak ekonomi koperasi di masa depan,” tegas Kasmirus Kopong, Rabu (28/01/2026).












