Ketua dan Sekretaris Panitia juga tidak melanjutkan keikutsertaan dalam forum tersebut.
Meski demikian, rapat tetap dilanjutkan oleh peserta yang masih berada di tempat, dengan dipimpin oleh pihak yang mendapat suara terbanyak kedua.
“Rapat tetap jalan, karena yang penting forum tidak boleh berhenti,” ujarnya.
Kesepakatan Jadi Jalan Tengah
Dalam suasana yang sempat memanas, Lambert menyebut akhirnya para pengurus terpilih memilih duduk bersama untuk mencari jalan tengah. Kesepakatan pun tercapai terkait susunan kepengurusan.
William Geri kemudian dipercaya sebagai ketua, didampingi jajaran pengurus lainnya sesuai hasil pembahasan internal.
Ia juga mengungkapkan bahwa sebelumnya terdapat dua nama yang menguat sebagai calon ketua. Namun demi menjaga situasi tetap kondusif dan menghindari konflik, salah satu pihak memilih mengalah.
“Hampir terjadi ketegangan, tapi akhirnya disepakati bersama demi kebaikan organisasi,” kata Lambert.
Demokrasi dan Kekeluargaan
Lebih lanjut, Lambert menekankan bahwa demokrasi dalam organisasi tidak hanya soal angka, tetapi juga soal kebersamaan dan tanggung jawab bersama.
Menurutnya, musyawarah tetap menjadi ruh utama dalam setiap pengambilan keputusan, sementara voting hanyalah opsi terakhir jika tidak ditemukan titik temu.












