“Meski sederhana, anak-anak menjalankan perannya dengan penuh sukacita. Itu yang membuat kami bangga,” tutup Yosefina, tersenyum.
Dari ujung Timur Nusantara, Kampung Lalosuk menunjukkan bahwa kemerdekaan bukan hanya milik kota. Ia hidup dalam langkah kecil anak-anak perbatasan — yang dengan tangan mungil mereka, mengibarkan merah putih setinggi langit harapan.
Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!












