NAGEKEO | BuletinNTT.com — Suasana berbeda terlihat di Desa Nangadhero dan Desa Marapokot, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Minggu (6/9/2026).
Anak-anak penyintas gempa Flores kembali mendapatkan ruang untuk bermain, berinteraksi dan mengekspresikan diri melalui kegiatan Psychological First Aid (PFA).
Kegiatan yang menyasar anak-anak SDN Marapokot dan Misnursaada Nangadhero itu digelar di halaman Kantor Desa Nangadhero dan Pustu Desa Marapokot.
Kegiatan ini melibatkan relawan Medco Foundation Jakarta bersama Taman Belajar Masyarakat (TBM) Bintang Floresta Nagekeo.
Di tengah suasana pemulihan pascabencana, kegiatan tersebut menjadi ruang sederhana bagi anak-anak untuk kembali menikmati suasana yang menyenangkan bersama teman-teman dan para pendamping.
Direktur PKBM Bintang Floresta Nagekeo, Aloysius Mango, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa, terutama anak-anak.
Menurut Aloysius, anak-anak membutuhkan perhatian dan pendampingan agar mereka dapat menjalani masa pemulihan dengan lebih nyaman.
“Kolaborasi ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak, terutama anak-anak yang membutuhkan perhatian dan pendampingan selama masa pemulihan,” ujar Aloysius.










