KUPANG |BuletinNTT.com – Kepergian RD. Yakobus Longa, Pr, yang akrab disapa Romo Yalo, pada Kamis, 8 Oktober 2026, meninggalkan kenangan mendalam bagi Alfridus Bria.
Bagi pria yang akrab disapa Dus Bria itu, Romo Yalo bukan sekadar seorang imam. Ia adalah pembina, sahabat, sekaligus panutan dalam perjalanan organisasi THS-THM Keuskupan Agung Kupang.
Kenangan itu terasa begitu dekat karena belum sebulan sebelumnya, Dus masih bertemu dan berkegiatan bersama Romo Yalo di Paroki Santo Fransiskus dari Asisi BTN Kolhua, Kota Kupang.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam momentum pemilihan Ketua Distrik THS-THM Keuskupan Agung Kupang. Dalam kesempatan itu, Dus terpilih sebagai ketua distrik.

Di balik pemilihan tersebut, tersimpan harapan untuk melanjutkan pembinaan dan memperkuat semangat persaudaraan di antara anggota THS-THM.
Sebagai pastor moderator, Romo Yalo memiliki peran penting dalam mendampingi perjalanan organisasi.
Bagi Dus, kehadirannya memberikan semangat untuk terus bertumbuh dalam iman, persaudaraan, dan pelayanan.
Namun, tidak pernah terbayangkan bahwa pertemuan itu akan menjadi salah satu kenangan terakhirnya bersama sang imam.
Ada rencana yang mereka bicarakan bersama. Ada pula semangat yang ingin diwujudkan dalam peringatan Hari Ulang Tahun THS – THM pada 10 November 2026 mendatang.










