Scroll untuk baca artikel
Daerah

Janji “Birukan Oepoli” Bersama Romo Yalo, Kenangan yang Tak Terlupakan bagi Alfridus Bria, Ketua THS – THM Distrik Keuskupan Agung Kupang

Avatar photo
×

Janji “Birukan Oepoli” Bersama Romo Yalo, Kenangan yang Tak Terlupakan bagi Alfridus Bria, Ketua THS – THM Distrik Keuskupan Agung Kupang

Sebarkan artikel ini
Reporter: Ben |  Editor: Redaksi
Foto : Almarhum Romo Yalo, Pastor Moderator dan Alfridus Bria, Ketua Distrik THS - THM Keuskupan Agung Kupang

Ribuan Pelayat, Bukti Cinta untuk Romo Yalo

Duka atas kepergian Romo Yalo tidak hanya dirasakan Dus dan keluarga besar THS-THM. Umat Katolik di Kota Kupang dan Keuskupan Agung Kupang juga kehilangan sosok imam yang dekat dengan masyarakat.

Romo Yalo merupakan imam diosesan Keuskupan Agung Kupang yang melayani sebagai Pastor Kuasi Paroki Santo Petrus Haukoto, Kota Kupang. Gereja tersebut berada dalam wilayah pelayanan Paroki Santa Familia Sikumana.

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!
Foto : Ribuan Umat Mengantar Almarhum Romo Yalo ke Tempat Pemakaman

Menurut Dus, besarnya rasa kehilangan itu terlihat sejak malam pertama penghormatan terhadap almarhum. Ribuan pelayat dari berbagai latar belakang, termasuk lintas agama, memadati kawasan gereja.

Baca Juga :  Diego Jacob Raih Emas Taekwondo Antar Pelajar Se-Cikarang Raya, Ibunda Terharu dan Bangga

Suasana duka membuat akses menuju kapela dipenuhi kendaraan dan manusia. Dus bersama teman-temannya bahkan harus berjalan kaki hampir satu kilometer karena kendaraan tidak bisa lagi diparkir dekat gereja.

Pemandangan itu menjadi pengalaman yang sulit dilupakan. Di tengah kerumunan, setiap orang datang dengan caranya sendiri untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sosok yang mereka kasihi.

Saat prosesi pemakaman, panjangnya barisan pelayat kembali menunjukkan besarnya penghormatan masyarakat kepada Romo Yalo.

Dus mengenang rombongan pelayat yang membentang hingga lebih dari tiga kilometer. Deretan orang yang berjalan mengiringi jenazah menjadi gambaran nyata bahwa pelayanan almarhum telah menyentuh banyak kehidupan.

Baca Juga :  Sony Libing Tegas: Imelda-Kasmirus Jalan Tengah Selamatkan Swasti Sari , Bukan Kubu Geri atau Sason

Empat truk karangan bunga juga disebut turut menghiasi tempat peristirahatan terakhir sang imam. Bagi Dus, semua itu memperlihatkan betapa besar cinta yang diberikan masyarakat kepada Romo Yalo.