KUPANG | BuletinNTT.com — Program Studi Sanitasi Poltekkes Kemenkes Kupang menggelar kegiatan memperingati Hari Kesehatan Lingkungan Sedunia, Sabtu (26/9/2026).
Kegiatan berlangsung di area car free day dan melibatkan mahasiswa, akademisi, pemerintah, mitra pembangunan, serta masyarakat.
Salah satu agenda yang menarik perhatian ialah talk show mengenai berbagai persoalan lingkungan yang masih dihadapi masyarakat Nusa Tenggara Timur.
Talk show tersebut mengangkat isu air bersih, sanitasi, keamanan pangan, sampah, sains, inovasi, serta kolaborasi lintas sektor.
Kegiatan mengusung tema “Kesehatan Lingkungan Berdiri Bersama Sains, untuk Melindungi Komunitas.”

Talk show dipandu Dr. William W. Lamawuran, S.KM., M.KL., dengan menghadirkan Dr. Karolus Ngambut, S.KM., M.Kes., Yoseph Leonard Kale, ST., M.Si., dan Feliks Boro, S.KM.
Air Bersih Masih Menjadi Tantangan
Feliks Boro, S.KM., dari Yayasan Kemanusiaan Madani Indonesia, menyoroti persoalan akses air bersih berdasarkan pengalaman pendampingan masyarakat.
Menurut Feliks, persoalan air masih menjadi tantangan serius, khususnya pada sejumlah sekolah dan masyarakat di Kabupaten Kupang.












