KUPANG | BuletinNTT.com – Ratusan tenaga medis dan tenaga kesehatan yang tergabung dalam Koalisi Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan NTT Bersatu menggelar aksi damai di depan Kantor DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (9/7/2026).
Dalam aksi tersebut, massa berulang kali meneriakkan tuntutan “Pecat Terens Lazakar” yang diduga terlibat dalam kasus intimidasi terhadap almarhumah dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni (dr. Icha).
Aksi diawali dengan penyampaian pernyataan sikap, doa bersama, serta penyalaan lilin sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada dr. Icha.
Massa juga membawa berbagai poster yang berisi tuntutan penegakan hukum dan perlindungan bagi tenaga medis.
Menanggapi teriakan massa, Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT dari Fraksi Partai Golkar, Agus Nahak, mengatakan Therensius Lazakar telah dinonaktifkan sementara dari aktivitas kedewanan sambil menunggu proses yang sedang berjalan di Badan Kehormatan (BK) DPRD TTU.
“Pertama, untuk sementara dia sudah nonaktif. Yang kedua, kita menunggu kerja BK,” kata Agus Nahak kepada wartawan.
Menurut Agus, dirinya telah menghubungi Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD II Partai Golkar TTU, Yasin Tamaku Jawang. Dari hasil komunikasi tersebut, hingga Kamis siang belum ada laporan resmi dari pimpinan DPRD TTU kepada pimpinan partai mengenai hasil pemeriksaan Badan Kehormatan.










