KUPANG | BuletinNTT.com – Wakil Ketua Komisi III DPRD NTT, Kristo Loko, S.Fil., menyebut kondisi fiskal Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) saat ini sedang berada dalam fase “turbulensi” atau guncangan yang cukup berat.
Pernyataan tersebut disampaikan Kristo saat memberikan kuliah umum di Program Studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Widya Mandira Kupang, Kamis (28/05/2026).
Dalam kuliah umum bertajuk “Menakar Stabilitas Fiskal Pemerintah Daerah Provinsi NTT Antara Ketergantungan Transfer Pusat, Tekanan Belanja, dan Tantangan Kemandirian di Era Desentralisasi” itu, Kristo membahas kondisi keuangan daerah NTT yang menurutnya sedang menghadapi banyak tekanan.
Menurut Kristo, stabilitas fiskal daerah dapat dilihat dari kemampuan pemerintah daerah menyesuaikan antara pendapatan dan belanja daerah.
“Kalau kita bicara fiskal itu stabil, berarti seluruh pembelanjaan daerah harus sesuai dengan kemampuan pendapatan yang dimiliki daerah”.
“Jangan sampai belanja terlalu besar sementara kemampuan pendapatan tidak cukup. Kalau itu terjadi maka akan muncul defisit bahkan loss budget,” ujarnya.













