Scroll untuk baca artikel
PendidikanTech

Dari Tugas Kuliah Jadi Solusi Nyata: Inovasi Mahasiswa STIKOM Uyelindo Kupang Berbasis Mikrokontroler Bantu Petani dan UMKM

Avatar photo
×

Dari Tugas Kuliah Jadi Solusi Nyata: Inovasi Mahasiswa STIKOM Uyelindo Kupang Berbasis Mikrokontroler Bantu Petani dan UMKM

Sebarkan artikel ini
Reporter: Ben |  Editor: Redaksi

KUPANG | BuletinNTT.com — Mahasiswa STIKOM Uyelindo Kupang kembali menunjukkan kapasitas inovasinya melalui pengembangan teknologi tepat guna yang menyasar kebutuhan riil masyarakat.

Dua karya yang dipresentasikan yakni alat pengukur suhu dan kelembapan biji kopi berbasis mikrokontroler ESP32 serta alat pengukur tingkat keasaman (pH) pada sambal lu’at.

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!

Alat pertama dikembangkan oleh Elsiana Susanti Saiman. Perangkat ini dirancang untuk memantau suhu dan kelembapan pada proses pengeringan biji kopi.

Mikrokontroler ESP32 Untuk Mengukur Suhu dan Kelembaban Biji Kopi

Sistemnya menggunakan sensor yang ditanam langsung pada media penyimpanan atau pengeringan kopi, kemudian data ditampilkan melalui layar LCD dan juga dapat diakses melalui ponsel secara jarak jauh.

Baca Juga :  Semarak Hari Posyandu 2026 | Asty Laka Lena Gaungkan Posyandu Berbasis 6 SPM untuk NTT Sehat

Menurut Elsiana, ide pembuatan alat ini berangkat dari kondisi petani kopi yang kerap kesulitan memantau proses pengeringan secara konsisten, terutama jika lokasi penjemuran jauh dari tempat tinggal.

“Tidak mungkin petani selalu berada di lokasi penjemuran. Sementara suhu dan kelembapan sangat menentukan kualitas kopi. Dari situ kami mencoba menghadirkan solusi agar bisa dipantau dari jarak jauh,” jelasnya, Rabu (06/05/2026).