KUPANG | BuletinNTT.com – Ketua Fraksi Amanat Sejahtera (PAN–PKS) DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kristo Loko, mengingatkan pemerintah daerah agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologis seiring masuknya musim hujan di wilayah NTT.
Politisi senior PAN yang juga anggota DPRD NTT asal Daerah Pemilihan V (Ngada, Nagekeo, Ende, dan Sikka) itu menegaskan bahwa banjir, tanah longsor, angin kencang dan cuaca ekstrem merupakan ancaman yang berulang setiap tahun di kawasan timur Indonesia, termasuk NTT.
“Bencana hidrometeorologis ini hampir terjadi setiap tahun. Curah hujan tinggi, angin badai, banjir, dan tanah longsor selalu muncul di banyak tempat. NTT adalah salah satu daerah yang sangat rentan,” ujar Kristo di Kupang, Kamis (11/12/2025).
Minta Tindakan Antisipatif dan Mitigasi Pemerintah
Kristo menekankan pentingnya sikap antisipatif pemerintah dengan belajar dari peristiwa bencana yang terjadi di berbagai daerah lain, termasuk di Sumatera.
“Pengalaman-pengalaman sebelumnya harus menjadi dasar bagi pemerintah untuk bersikap. Mitigasi kebencanaan harus dilakukan sejak awal agar diketahui lokasi rawan serta langkah pencegahannya,” tegasnya.
Menurutnya, mitigasi yang baik harus mencakup pemetaan risiko, persiapan sumber daya manusia, kelengkapan logistik, serta kesiapan anggaran ketika bencana benar-benar terjadi.












