Scroll untuk baca artikel
Politik

Ketua BK DPRD NTT : Alasan Anggota “Ada di Dapil” di Luar Jadwal, Tidak Dibenarkan

Avatar photo
×

Ketua BK DPRD NTT : Alasan Anggota “Ada di Dapil” di Luar Jadwal, Tidak Dibenarkan

Sebarkan artikel ini
Reporter: Ben |  Editor: Redaksi

“Aturan ini untuk rakyat, bukan untuk pribadi. DPRD harus berkata dan bertindak sesuai aturan,” ujarnya.

BK DPRD NTT juga akan melibatkan tim pakar untuk merancang sistem penilaian yang objektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!

Reward dan Sanksi Akan Diumumkan ke Publik

Dalam mekanisme yang sedang disusun, BK DPRD NTT akan menerapkan sistem reward dan punishment bagi anggota DPRD berdasarkan tingkat kehadiran, keaktifan, dan kepatuhan terhadap tata tertib.

Nelson menjelaskan, anggota DPRD yang menunjukkan kinerja terbaik akan mendapatkan reward, sementara yang tidak disiplin akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan.

Baca Juga :  Rumah Hancur, Kuliah Terancam Putus: 139 Mahasiswa Manggarai di Makassar Minta Perhatian Pemprov NTT

“Nanti akan ada penilaian. Reward bisa diberikan kepada peringkat 1, 2, 3, hingga harapan 1, 2, 3. Begitu juga dengan sanksi” jelasnya.

Penilaian tersebut, kata Nelson, akan menjadi bagian dari transparansi DPRD agar masyarakat dapat mengetahui sejauh mana wakil rakyatnya bekerja.

Alasan “Ada di Dapil” Dinilai Tidak Relevan di Luar Jadwal

Nelson secara tegas menepis alasan sebagian anggota DPRD yang kerap tidak hadir dengan dalih berada di dapil.

Menurutnya, jadwal kegiatan dapil sudah diatur secara resmi dan tidak boleh bertabrakan dengan agenda sidang atau rapat DPRD.