Bangunan dapur berdiri megah dengan desain standar nasional, lengkap dengan sarana penunjang seperti ruang produksi, penyimpanan bahan baku, dan fasilitas sanitasi yang memadai.
Lebih dari itu, komitmen dari para relawan dan pengelola menjadi bukti bahwa dapur ini tidak hanya siap secara fisik, tetapi juga secara moral dan spiritual.
“Kami ingin dapur ini jadi pusat pelayanan dan pemberdayaan. Tempat anak muda belajar, tempat masyarakat terlibat, dan tempat anak-anak menerima hak mereka atas gizi yang layak,” tutup salah satu pengurus yayasan.
Harapan Ke Depan
Dengan semangat kolektif dan kepemimpinan kolaboratif, Dapur MBG Kelapa Lima diharapkan segera beroperasi dan menjadi model dapur bergizi di wilayah NTT.
Bukan hanya untuk menyuplai makanan bergizi, tetapi juga menjadi wadah transformasi sosial, membangun karakter, dan memperkuat struktur ekonomi masyarakat dari akar rumput.












