Scroll untuk baca artikel
Hukum Kriminal

Tudingan Kisah Asmara di Balik Kematian dr. Ica, Keluarga Tantang Tiga Anggota DPRD TTU, kuasa hukum hingga ASN, Sumpah Adat

Avatar photo
×

Tudingan Kisah Asmara di Balik Kematian dr. Ica, Keluarga Tantang Tiga Anggota DPRD TTU, kuasa hukum hingga ASN, Sumpah Adat

Sebarkan artikel ini
Reporter: Ben |  Editor: Redaksi

Selain itu, Fabi juga menyebut seorang aparatur sipil negara (ASN), drh. Maria Mathildis Sau, agar turut mengikuti sumpah adat apabila tetap mempertahankan pernyataan yang disampaikan terkait perkara tersebut.

Meski demikian, Fabi menegaskan bahwa usulan sumpah adat sama sekali tidak dimaksudkan untuk menggantikan proses hukum maupun pemeriksaan etik yang sedang berlangsung.

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!

Menurutnya, sumpah adat hanya merupakan bentuk pertanggungjawaban moral di hadapan masyarakat, para pemangku adat, dan leluhur, sedangkan proses hukum tetap harus berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :  Suara Perempuan untuk Almarhumah dr. Icha: Ketika Keluarga Masih Menanti Keadilan di Tengah Luka yang Belum Sembuh

“Kami tetap menghormati semua proses yang sedang berjalan. Proses hukum silakan berjalan, sidang BK juga berjalan”.

“Sumpah adat adalah bentuk pembuktian moral karena kami percaya adat masih memiliki nilai yang dihormati masyarakat Timor,” tutupnya.