Scroll untuk baca artikel
Hukum Kriminal

PMKRI Kefamenanu Desak DPRD TTU Gelar Sidang Etik, Soroti Dugaan Intimidasi terhadap Dokter Icha

Avatar photo
×

PMKRI Kefamenanu Desak DPRD TTU Gelar Sidang Etik, Soroti Dugaan Intimidasi terhadap Dokter Icha

Sebarkan artikel ini
Reporter: Ben |  Editor: Redaksi
Marko Balibo | Ketua PMKRI Cabang Kefamenanu, Berorasi dalam Aksi 1.000 Lilin Mengenang Kepergian dr. Ica

Menurut Marko, kepergian dokter Icha menjadi duka bagi masyarakat TTU dan dunia kesehatan.

PMKRI turut menyayangkan ketidakhadiran pimpinan DPRD TTU dalam aksi seribu lilin tersebut. Menurut Marko, hal itu menunjukkan kurangnya kepedulian terhadap aspirasi masyarakat.

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!

“Kami sangat menyayangkan ketidakhadiran pimpinan DPRD TTU dalam aksi malam ini. Ini menjadi bentuk bahwa DPRD TTU belum menunjukkan kepedulian terhadap keresahan masyarakat,” katanya.

Marko Balibo | Ketua PMKRI Cabang Kefamenanu, Berorasi dalam Aksi 1.000 Lilin Mengenang Kepergian dr. Ica

PMKRI kemudian mendesak Ketua DPRD TTU untuk segera memproses dugaan pelanggaran etik terhadap anggota DPRD TTU yang diduga melakukan intimidasi terhadap tenaga kesehatan.

Baca Juga :  Pernyataan PLT WGM Versi RALB “Bakar Saja Kantornya!” Picu Amarah Anggota, Pelayanan Kopdit Swasti Sari Kembali Lumpuh

“Kami mendesak Ketua DPRD TTU segera melaksanakan sidang etik terhadap oknum anggota DPRD yang diduga menggunakan kewenangannya untuk mengintimidasi tenaga kesehatan,” tegasnya.

Selain itu, PMKRI mengajak masyarakat TTU untuk bersama-sama mengawal proses hukum maupun proses etik terkait kasus tersebut.

PMKRI juga meminta Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk ikut mengawal persoalan ini dan menyampaikan sikap kepada pihak-pihak terkait.