KEFAMENANU | BuletinNTT.com – Kasus dugaan intimidasi terhadap dokter Icha, dokter jaga Rumah Sakit (RS) Leona Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), terus mendapat perhatian publik.
Desakan agar persoalan ini diproses secara etik dan mengedepankan prinsip hak asasi manusia (HAM) kembali disuarakan.
Tenaga Ahli Menteri HAM Bidang Pelayanan HAM, Gabriel Goa, menyampaikan keprihatinan mendalam atas meninggalnya dokter Icha.
Ia menilai peristiwa tersebut menjadi pengingat pentingnya perlindungan terhadap tenaga kesehatan yang menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Menurut Gabriel, tenaga kesehatan yang berada di garis depan pelayanan publik harus mendapatkan perlindungan, penghormatan terhadap martabat, serta jaminan rasa aman dalam menjalankan profesinya.
Ia mengungkapkan, berdasarkan pengalaman melakukan pendampingan dan penguatan terhadap tenaga kesehatan di berbagai daerah, masih ditemukan adanya keluhan terkait intimidasi hingga tekanan psikologis yang dialami Nakes dari pihak-pihak yang memiliki kekuasaan.
“Tenaga kesehatan sering kali menghadapi tekanan, baik secara fisik maupun psikis, ketika menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Hal seperti ini tidak boleh dibiarkan,” ujar Gabriel, Sabtu (27/06/2026).












