KUPANG | BuletinNTT.com – Kabar menggembirakan datang dari Kopdit Swasti Sari. Pada Tahun Buku 2025, koperasi ini berhasil membukukan Sisa Hasil Usaha (SHU) kotor sekitar Rp19 miliar. Setelah dikurangi pajak, SHU bersih tercatat kurang lebih Rp15 miliar.
Hal tersebut disampaikan Wakil General Manager Kopdit Swasti Sari, Kasmirus Kopong, dalam forum Pra RAT di Lokasi III Aula Universitas Kristen Arta Wacana Kupang, Minggu (01/03/2026).
Menurut Kasmirus, dari total SHU bersih Rp15 miliar tersebut, sekitar Rp10,3 miliar dialokasikan sebagai balas jasa anggota.
Angka ini mengalami kenaikan sekitar Rp300 juta dibandingkan tahun buku 2024 yang berada di kisaran Rp10 miliar lebih sedikit.
“Ini bukti bahwa usaha lembaga selama satu tahun buku 2025 berjalan sangat positif. Di tengah situasi lembaga keuangan yang tidak menentu dan kondisi ekonomi anggota yang pasang surut, kita tetap mampu menciptakan SHU yang besar dan sehat,” ungkapnya.
Kembali ke Anggota Rp10, 3 M
Kasmirus menegaskan, semangat utama koperasi adalah dari anggota dan untuk anggota. Karena itu, sebagian besar SHU dikembalikan kepada anggota dalam bentuk balas jasa.
Dana balas jasa tersebut akan didistribusikan melalui produk simpanan bunga harian (Sibuhar) masing-masing anggota dan mulai disalurkan Senin (02/03/2026, usai Pra RAT.












