“Balas jasa anggota ini bersumber dari aktivitas anggota sendiri, yaitu aktif menyimpan, aktif meminjam, dan aktif mengembalikan pinjaman. Jadi semakin aktif anggota, semakin besar pula kontribusi terhadap SHU,” jelasnya.

Ia berharap pembagian SHU ini dapat semakin memotivasi anggota untuk meningkatkan partisipasi dalam berkoperasi.
Partisipasi Anggota Jadi Catatan
Meski capaian kinerja dinilai menggembirakan, Kasmirus tidak menutup mata terhadap masih minimnya kehadiran anggota dalam forum Pra RAT.
Menurutnya, koperasi memiliki keunikan karena anggota adalah pemilik sekaligus pengguna jasa. Undangan menghadiri Pra RAT dan RAT seharusnya dipandang sebagai kesempatan istimewa untuk ikut menentukan arah kebijakan dan masa depan lembaga.
“Di tengah perkembangan lembaga keuangan konvensional maupun modern, koperasi masih secara terbuka mengundang anggotanya untuk datang, berdiskusi, dan memberi masukan. Ini adalah berkat sekaligus tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Ia menambahkan, manajemen, pengurus, dan pengawas akan terus berupaya membangkitkan motivasi anggota agar lebih aktif hadir dan terlibat dalam forum-forum resmi koperasi.












