KUPANG, BuletinNTT.com – Kesadaran masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) akan pentingnya investasi terus meningkat. Hal ini terlihat dari antusiasme ratusan peserta yang hadir dalam Seminar Investasi Emas yang digelar Pegadaian Area Kupang, Sabtu (9/8/2025) di Hotel Harper, Kupang.
Kegiatan yang diinisiasi oleh PT Pegadaian Kantor Wilayah VII Denpasar ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat, terutama dalam memahami emas sebagai instrumen investasi yang aman dan menguntungkan.
Dalam seminar tersebut, Rudy Kurniawan, seorang Master Trainer bersertifikasi BNSP, tampil sebagai pembicara utama.
Ia membagikan materi bertema “Strategi Smart Investing untuk Membangun Kekayaan Jangka Panjang” yang membahas tren harga emas, strategi diversifikasi portofolio, hingga cara membeli emas dengan cerdas.
“Emas bukan hanya simbol kekayaan, tapi juga alat lindung nilai yang stabil di tengah ketidakpastian ekonomi,” ujar Rudy saat memaparkan materinya di hadapan peserta.
Sesi selanjutnya diisi oleh Ardi Permadi, Assistant Manager Pegadaian, yang memperkenalkan program Cicil Emas – sebuah produk unggulan Pegadaian yang memungkinkan masyarakat memiliki emas batangan secara bertahap dan terjangkau.
“Lewat Cicil Emas, siapa saja bisa mulai berinvestasi tanpa harus menunggu punya dana besar. Cukup dengan Rp10 ribu per hari, masyarakat sudah bisa menabung emas,” jelas Ardi.
Seminar ini juga menghadirkan sesi tanya jawab, testimoni nasabah, serta pembagian doorprize menarik yang menambah semarak acara.
Salah satu tokoh penting yang turut hadir adalah Anggota DPD RI Dapil NTT, Ir. Abraham Paul Liyanto, yang memberikan apresiasi atas inisiatif edukatif ini.
“Acara seperti ini sangat dibutuhkan masyarakat. Literasi keuangan harus ditanamkan sejak dini agar masyarakat tidak terjebak dalam pola konsumtif dan lebih siap menghadapi masa depan,” kata Abraham.
Sementara itu, Pimpinan Wilayah VII Denpasar, Arief Rinardi Sunardi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pegadaian terus berkomitmen mendekatkan produk investasi kepada masyarakat NTT.
“Kami ingin masyarakat tahu bahwa investasi emas itu mudah, aman, dan terjangkau. Kami harap Pegadaian bisa menjadi mitra dalam membangun masa depan finansial yang lebih baik,” ungkap Arief.
Hingga saat ini, antusiasme masyarakat terhadap produk emas Pegadaian di Kupang dan sekitarnya terus meningkat. Bahkan total pencapaian Cicil Emas di Area Kupang telah melampaui 40 kilogram.
Deputi Bisnis Pegadaian Area Kupang, Anwar, S.Sos., MM, menyebut investasi emas menjadi pilihan yang lebih praktis dibandingkan instrumen lain seperti tanah.
“Kalau emas, mau jual kapan pun bisa langsung cair. Tidak seperti tanah yang butuh waktu lama dan kadang harga malah turun saat dibutuhkan,” terang Anwar.
Melalui tagline andalan #MengatasiMasalahTanpaMasalah, Pegadaian menegaskan komitmennya untuk terus menyediakan solusi keuangan yang inklusif, aman, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat di NTT.












